Seminar Sistem Kearsipan

Disela mengikuti seminar Sistem Kearsipan, mengikuti kursus singkat BLOG bersama Dr. Rasto, M.Pd. Thank Mr. Rasto

Pengembangan Media pembelajaran berbasis ICT pada mata pelajaran IPS SD

Pengembangan Media pembelajaran berbasis ICT pada mata pelajaran IPS SD bagi Guru-guru SD se Provinsi Bali

Workshop Pendidikan Keuangan pada Mata Pelajaran IPS SD dan SMP di laksnaakan di Bank Indonesia.

Penyusunan Kurikulum Pendidikan Keuangan SD dan SMP, kerjasama BI dan Kemdiknas, dilaksanakan tanggal 30 Juni-1 Juli 2011

Pelatihan manajemen Perubahan bagi Karyawan PT Gresik di Universitas Brawijaya Malang

Pelatihan manajemen Perubahan bagi Karyawan PT Gresik di Universitas Brawijaya Malang

Kunjungan ke Musium Bom Nagasaki Jepang

Suasana di Kantor Rektor Universitas Nagasaki Jepang

Suasana di Kantor Rektor Universitas Nagasaki Jepang

Kunjungan ke Asia Pasifik University di Oita Perfecture Jepang

Pengalaman naik kereta api tercepat di Jepang \\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\"Zinkazen\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\\"

Kunjungan ke LPMP Kalimantan Tengah

Kegiatan Pelatihan Pembelajaran berbasis ICT Guru-guru SD di Propinsi Bali

Staf Dosen Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

Dosen Program Studi Pendidikan Manajemen Perkantoran

 

MENINGKATKAN PROFESIONALITAS KEPEMIMPINAN

Abstrak

Kualitas kepemimpinan seseorang sangat dipengaruhi oleh kemampuan profesional yang dimiliki. Kemampuan profesional kepemimpinan dapat dilihat dari efektivitas kepemimpinannya. Kepemimpinan profesional dapat dipacu dan ditingkatkan. Meningkatkan profesionalitas kepemimpinan pada dasarnya adalah meningkatkan kemampuan dan kapasitas building seorang pemimpin.

Kata kunci: efektivitas, profesionalisme, kepemimpinan  donload

PELATIHAN MEMBACA UNTUK PERCEPATAN PENUNTASAN BUTA HURUF

Abstrak

Kegiatan pemberantasan buta aksara telah lama dilakukan, dan hingga kini penyandang buta aksara masih terus ada. Salah satu penyebab utamanya ialah masih terus terjadinya siswa putus sekolah dasar kelas 1, 2, 3 yang kembali buta aksara disamping memang karena berbagai hal terpaksa tidak sekolah. Masih adanya penduduk buta aksara disinyalir memberikan kontribusi terhadap kurang suksesnya Wajar 9 tahun, karena apabila orang tua anak buta aksara, ada kecenderungan anaknya tidak sekolah dan kalaupun sekolah sering terjadi mereka mengulang kelas dan bahkan putus sekolah. Disamping itu, buta aksara juga memberikan kontribusi terhadap rendahnya HDI (Human Development Index=Indeks Pembangunan Manusia) kita.

Penuntasan Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar (Wajar Dikdas) 9 tahun melalui Program Pendidikan Keaksaraan melalui Pelatihan Strategi Pembelajaran membaca dapat menempuh langkah-langkah berikut:

  1. Sosialisasi dan promosi tentang pentingnya Wajar Dikdas 9 Tahun,
  2. Memberdayakan masyarakat untuk berperan dalam penyelenggaraan Wajar Dikdas 9 Tahun, melalui jalur nonformal,
  3. Melakukan konsolidasi dengan pemerintah setempat untuk memberdayakan lembaga-lembaga pendidikan nonformal dalam mengakomodasi kebutuhan warga masyarakat akan pendidikan,
  4. Memberikan pelayanan pendidikan bagi warga masyarakat yang belum menyelesaikan Wajar Dikdas 9 tahun, terutama yang berusia antara 10 sampai dengan 44 tahun.

Selengkapnya klik di sini

KEPEMIMPINAN DAN PRODUKTIVITAS KERJA

Abstrak

Kajian ini memfokuskan tentang perilaku kepemimpinan Daarut Tauhiid dalam menunjang produktivitas kerja karyawan. Hal tersebut dalam rangka memberikan jawaban atas pertanyaan mendasar; Perilaku kepemimipinan yang bagaimana yang mampu menunjang produktivitas kerja karyawan.