Pengembangan Model Pengukuran Kinerja Pegawai Berbasis Finger Print di Fakultas Pendidikan Ekonomi dan Bisnis

Kedisiplinan karyawan dalam hal mematuhi jam kerja merupakan salah satu bagian kecil pada proses pembangunan etos kerja, selain kualitas kerja karyawan itu sendiri. Faktor ini dapat diukur dengan akumulasi tingkat kehadiran karyawan per minggu, per bulan, per tahun, dan periode-periode lain yang dibutuhkan. Tingkat kehadiran karyawan dapat dilakukan berdasarkan absensi. Absensi karyawan harus dilakukan secara mudah, akurat, dan tepat. Sehingga mudah dan sederhana di sisi pengguna dan informatif di sisi manajemen atau pengambilan keputusan.

Begitu pentingnya absensi karyawan, hingga dapat digunakan sebagai salah satu faktor untuk memberikan reward and punishment. Hal ini dapat terlihat pada banyaknya organisasi yang menggunakan tingkat kehadiran sebagai salah satu point guna memformulasikan besar gaji karyawan.

Oleh karena itu dibutuhkan mekanisme absensi karyawan yang tepat. Teknologi finger print merupakan teknologi alternatif pendukung mesin absensi perusahan, selain dengan menggunakan input username dan password. Download

Leave a Reply